Kepala SMKN 9 Padang: Pesan Mendikbud Sangat Menyentuh LSP-SMK9-PADANG

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pada peringatan Hari Guru yang jatuh pada, Senin (25/11), SMKN 9 Padang tak lupa ikut menyemarakkan dan melakukan serangkaian kegiatan. Kepala SMKN 9 Padang, Ishakawi turut mengomentari edaran amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim yang sedang hangat diperbincangkan tentang perbaikan sistem pendidikan di Indonesia.

 

Ishakawi memaknai amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengandung pesan yang sangat menyentuh terhadap dunia pendidikan Indonesia.

Baca Juga : Di Kota Pekanbaru, Hanya 50 Persen Sekolah Diizinkan Belajar Tatap Muka

"Beliau sangat menginspirasi dan ingin menerobos sekat-sekat di dunia pendidikan selama ini, menuju pada titik-titik sebenarnya, tentang apa yang harus dilakukan guru. Amanatnya membuka pandangan tentang bagaimana mengajak anak benar-benar mengetahui potensi dirinya dan membawa anak untuk berubah. Sangat menyentuh kepada kami yang mengajar saat ini," ungkap Ishakawi yang ditemui Haluan setelah upacara peringatan Hari Guru Nasional.

Melalui amanat tersebut, kata Ishakawi, guru akan memulai dan diberi kebebasan untuk berdiskusi menyampaiakan pendapat dan melihat kemajuan-kemajuan serta potensi siswa.

Baca Juga : Politeknik ATI Padang Siapkan Sistem Blok Kuliah Pratikum di Masa Pandemi Covid-19

"Secara implisit beliau (Mendikbud) memberikan tugas-tugas yang luar biasa kepada guru. Guru didorong untuk mulai melakukan perubahan kecil di dalam kelas. Karena sekecil apapun perubahan itu, akan berdampak terhadap pendidikan di Indonesia," tuturnya.

Ia menjelaskan ada 2 hal yang dilihat dari amanat tersebut. 

Baca Juga : Perluas Sinergi Perguruan Tinggi, PNP Jalin Kerjasama dengan Pemkab Agam

"Dari amanat tersebut tersirat 2 hal. Pertama tugas guru untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan kedua fungsi guru memanusiakan manusia," kata dia.

Memaknai Hari Guru, Ishakawi juga menilai kesejahteraan guru saat ini sudah mulai sejajar.

Baca Juga : Politeknik ATI Padang Lepas Mahasiswa Magang Dual System ke PT Sanken-Tangerang

"Dewasa ini kesejahteraan guru antara hak dan kewajiban sudah mulai sejajar. Karena sudah ada sertifikasi, dan peningkatan SDM yang dibiayai negara. Kesempatan bagi guru untuk berkembang sangat luar biasa saat ini. Guru tinggal memanfaatkan kesempatan yang ada," jelasnya.

Selain upacara peringatan Hari Guru, SMKN 9 Padang juga mengapresiasi guru-guru yang berdedikasi dan berprestasi serta berbagai kegiatan menarik lainnya.

"Selain upacara, SMKN 9 Padang juga mengangkat acara pemberian sertifikat dan penghargaan kepada guru yang mempunyai dedikasi dan prestasi. Baik guru yang telah pensiun, maupun guru yang membawa nama baik sekolah di tingkat nasional dan internasional. Kemudian dilanjutkan dengan acara pemotongan kue dan penyerahan bunga dari siswa kepada guru," ungkap Ishakawi.

Melalui serangkaian kegiatan ini, ia berharap guru lain dapat termotivasi dan mengikuti jejak guru-guru yang berprestasi dan berdedikasi untuk sekolah.

Selain itu, momentum hari guru tahun ini dapat dimaknai sebagai awal perubahan pendidikan di Indonesia, di mana siswa akan berkembang sesuai potensinya. 

"Tugas guru lebih banyak membimbing dan mengarahkan, kemudian mengenal karakter dan potensi siswa," tutupnya. (h/mg-yes)

 

Reporter : Yessi Swita | Editor : NOVA